Alat Berat Scraper

Alat Berat ScraperAlat berat scraper dapat diartikan sebagai alat yang dapat digunakan untuk mengeruk, mengangkut, dan menabur hasil tanah pengerukan secara berlapis. Tidak hanya itu saja, biasanya alat ini diaplikasikan juga sebagai alat pengangkutan untuk jarak yang relatif jauh sekitar 2000 meter. Kebanyakan orang menyebut alat berat ini sebagai alat gali tanah dan banyak digunakan dalam pertambangan maupun konstruksi

Alat Berat Scraper

Alat Berat Scraper

Diciptakannya alat berat ini tidak lepas dari fungsi yang berguna untuk memuat, mengangkut, dan membongkar muatan. Alat ini dibekali dengan bentuk yang mirip seperti truk, hanya bedanya terletak pada bak bawah scraper dapat diturunkan dengan ujungnya berbentuk seperti bilah.

Tidak hanya itu saja, scraper biasanya digunakan untuk beberapa kegiatan seperti pengupasan permukaan tanah, sebagai peralatan contour sekeliling building site, sebagai alat penggalian untuk saluran Drainase dan saluran Irigasi, sebagai alat penggalian dan pengurugan untuk badan jalan.Dalam penggunaan alat berat scraper dalam pekerjaan biasanya dapat ditentukan melalui karakteristik material yang dioperasikan, panjang jarak tempuh, kondisi jalan, serta alat bantu yang diperlukan.

Dalam hal produksi scraper biasanya pengguna bisa melakukan perhitungan secara teoritis yang tergantung pada beberapa faktor seperti keadaan material, tenaga yang tersedia untuk memuat, rute pengangkutan yang terdiri dari efisiensi, keadaan lahan, kemiringan dan traksi, kecepatan yang dipakai sepanjang rute, serta faktor-faktor lain yang timbul.

Scraper memiliki ukuran yang besar dengan berat mencapai 550 hp per buahnya. Pada mesin tersebut terdapat dua mesin untuk menggerakkan roda depan dan belakang. Scraper tidak hanya dikenal dengan yang bermesin sendiri tapi juga dikenal dengan scraper yang tanpa mesin. Oleh karena itu jenis scraper yang seperti ini cara pengoperasiannya perlu ditarik. Namun penggunaan alat jenis ini masih minim untuk yang menggunakannya.

Dengan menggunakan formasi push-pull, dua scraper tersebut dapat dioperasikan secara bersama. Dalam penggunaan formasi ini, kedua scraper tersebut digandengan sampai keduanya saling menarik dan mendorong untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Biasanya di bagian scraper terdapat hopper yang memiliki bentuk vertikal dan bisa bergerak dengan leluasa. Lalu pada bagian yang tajam terletak di posisi horisontalnya.

Hopper tersebut memiliki kapasitas yang dapat memuat sekitar 8 – 34 m3 menyesuaikan dengan tipenya. Ini merupakan jenis alat berat yang sangat efisien jika digunakan pada berbagai ladang pertanian karena tidak hanya berfungsi sebagai pengangkut, namun alat ini juga berfungsi sebagai mesin pemotong.

Jenis Alat Berat Scraper

Ada dua macam scraper yang dapat kita ketahui, yaitu terdiri dari :

1. Towed Scraper 

Ini merupakan alat berat yang dioperasikan dengan cara ditarik oleh buldozer karena alat ini tidak bermesin sehingga tenaga yang didapatkan berasal dari buldozer. Alat ini merupakan jenis alat angkut yang dapat digunakan pada jarak jauh yang dapat mencapai jarak hingga 500 meter. Pada umumnya alat ini ditarik dengan menggunakan crawler traktor yang memiliki kekuatan mesin hingga 300 hp ataupun lebih. Jenis scraper ini memiliki daya tampung material berkisar 8 – 30 m3.

2. Motor Scraper

Biasanya untuk pengoperasian alat ini menggunakan mesin tunggal atau front, namun ada juga yang menggunakan mesin ganda atau front and real.  Untuk jenis scraper yang bermesin tunggal harus dibantu dengan menggunakan pendorong buldozer. Alat ini dapat melakukan pengangkutan dengan jarak 500 sampai dengan 2000 meter.

Pengoperasian Scraper

Ada beberapa bagian scraper yang dapat diketahui antara lain yaitu bowl, apron, dan tail gate.

1. Bowl 

Ini merupakan bagian bak penampungan untuk muatan yang terletak diantara ban belakang. Di bagian depan alat ini memiliki kemampuan untuk digerakkan ke bawah sebagai operasi pengerukan dan pembongkaran muatan. Jarak ukuran di bagian depan ada sekitar 3 sampai 38 m3.

2. Apron

Ini adalah bagian dinding bowl yang terletak dibagian depan dan dapat diangkat ketika melakukan pengerukan ataupun pembongkaran. Namun ketika melakukan pengangkutan material, apron tersebut dapat menutup kembali. Untuk beberapa model scraper ini ada yang memiliki jenis apron yang dapat mengangkut material sepertiga dari material yang terdapat pada bowl.

3. Tail Gate

Bagian ini biasanya disebut juga dengan nama ejector, yang merupakan bagian yang terletak pada dinding belakang bowl. Bagian ini tidak akan bergerak ketika melakukan pemuatan dan pengangkutan material. Tapi ejector akan bergerak maju untuk mendorong material tersebut keluar dari bowl pada saat pembongkaran muatan. Dalam hal ini pengoperasian yang menggunakan alat bantu dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu :

  1. Push Loaded, ini merupakan alat bantu yang biasanya diaplikasikan hanya ketika melakukan pengerukan dan pengisian saja.
  2. Push pull, ini merupakan cara yang dilakukan dengan menggunakan dua buah scraper yang dioperasikan dengan saling membantu dalam pengerukan yang dilakukan. Dengan menggunakan cara ini maka scraper yang ada dibelakang akan mendorong scraper yang ada di depannya ketika pengerukan dan scraper  didepannya menarik scraper yang dibelakang pada saat pengerukan.

Kemampuan Power Scraper

Alat ini juga memiliki kemampuan yang akan mengoptimalkan kinerja penggunanya ketika mengaplikasikan alat ini. Berikut ini kemampuan yang dimiliki power scraper :

  1. Alat ini dapat melakukan penggalian dan mengisi muatan dengan sendirinya.
  2. Dengan menggunakan alat ini, muatan yang diangkut dapat ditentukan tempat yang dituju.
  3. Dengan menggunakan alat ini dapat maka pengguna dapat melakukan penyebaran dan perataan muatan tersebut.

Produktivitas Scraper

Tingkat produktivitas scraper ini dapat ditentukan berdasarkan jenis material, tenaga untuk mengangkut, kondisi jalan, kecepatan lat, dan efisiensi alat. Selain itu, untuk ilmu material yang akan dipindahkan dapat mempengaruhi kapasitas scraper yang dipilih. Sedangkan untuk jumlah pengangkutan per jamnya dapat ditentukan berdasarkan waktu siklus scraper.

Pusher atau Alat Pendorong

Dalam pengoperasian scraper biasanya alat bantu atau pusher dapat menaikkan produktivitas alat. Untuk waktu siklus pusher merupakan waktu yang dibutuhkan dalam memuat material ke dalam scraper dengan ditambahkan waktu yang dibutuhkan pusher untuk bergerak dari satu scraper ke scraper yang lain. Dalam waktu siklus yang dihitung dalam menit biasanya dicari dengan menggunakan rumus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *