Bendungan Tipe Urugan

Bendungan Tipe UruganPada dasarnya bendungan urugan ini merupakan jenis bendungan dengan bangunan konstruksi yang dibangun melalui hasil penggalian bahan tanpa menggunakan bahan tambahan atau campuran lainnya yang memiliki sifat kimia. Hasil bendungan ini murni berasal dari bahan pembentukan bendungan yang asli.

Bendungan Tipe Urugan

Bendungan Tipe Urugan

Bendungan urugan ini terbagi dalam beberapa tipe yang diantaranya yaitu bendungan homogen dan bendungan zonal. 

1. Bendungan Homogen

Merupakan bendungan urugan yang digolongkan ke dalam tipe homogen. Bendungan urugan sendiri diartikan sebagai suatu bendungan yang dibangun dengan cara menimbunkan bahan-bahan yang terdiri dari batu, kerikil, pasir dan tanah. Dalam pembangunan bendungan homogen biasanya akan diterapkan dengan menggunakan komposisi tertentu yang berfungsi sebagai pengempang atau pengangkat permukaan air yang terdapat di dalam waduk di udiknya.

Apabila bahan yang membentuk tubuh bendungan tersebut, dalam pembuatannya terdiri dari tanah yang hampir sejenis dan memiliki gradasi atau susunan ukuran butiran yang hampir seragam. Adapun tubuh bendungan secara keseluruhannya memiliki fungsi yang ganda, yaitu sebagai bangunan penyangga dan sekaligus sebagai penahan rembesan air. 

2. Bendungan Zonal

Merupakan bendungan urugan yang digolongkan ke dalam tipe zonal. Bendungan urugan dapat diartikan sebagai suatu bendungan yang dimana dalam pembangunannya dibangun dengan cara melakukan penimbunan dengan menggunakan berbagai jenis bahan – bahan. Adapun bahan – bahan penimbun yang terkandung dalam pembuatan bendungan zonal yaitu terdiri dari krakal, batu, pasir, kerikil, dan tanah dengan menggunakan komposisi tertentu.

Dengan adanya komposisi tertentu tersebut ternyata memiliki fungsi sebagai pengempang atau pengangkat permukaan air yang berada di dalam waduk di udiknya. Hall ini berperan apabila timbunan yang membentuk tubuh bendungan terdiri dari batuan dengan gradasi atau susunan ukuran butiran yang berbeda-beda dan dalam urutan pelapisan tertentu. 

Pada bendungan dengan tipe zonal ini biasanya digunakan sebagai penyangga yang terutama dibebankan kepada timbunan yang lulus air seperti zone lulus air. Sedang untuk penahan rembesan dibebankan kepada timbunan yang kedap air yaitu zone kedap air. Berdasarkan letak dan kedudukan dari zone kedap aimya, dalam tipe bendungan zonal ternyata masih bisa dibedakan menjadi tiga kelompok lagi yang diantaranya yaitu terdiri dari  :

  • Bendungan urugan zonal dengan tirai kedap air, jenis bendungan ini dalam kata lain biasanya disebut dengan bendungan tirai atau biasa yang disebut front core fill type dam. Bendungan urugan zonal dengan tirai kedap air ini merupakan bendungan zonal dengan zona kedap air yang membentuk lereng udik bendungan tersebut. 
  • Bendungan urugan zonal dengan inti kedap air miring, dan kebanyakan orang biasanya menyebut dengan nama bendungan inti miring. Bendungan ini juga dapat disebut dengan nama lain yaitu inclined-core fill type dam yang dapat diartikan sebagai bendungan zonal yang zone kedap aimya terletak didalam tubuh bendungan dan berkedudukan miring yaitu ke arah hilir.
  • Bendungan urugan zonal dengan inti kedap air tegak atau biasa yang disebut bendungan inti tegak, atau dalam kata lain dapat disebut dengan central-core fill type dam. Bendungan urugan zonal inti tegak ini merupakan bendungan zonal yang zona kedap airnya terletak didalam tubuh bendungan dengan kedudukan vertikal. Biasanya inti tegak tersebut terletak di bidang tengah dari tubuh bendungan.

Sebenarnya jenis-jenis bendungan terdiri dari banyak tipe dan variasi yang beragam. Namun dalam ulasan bendungan kali ini merupakan bendungan tipe urugan yang termasuk dalam jenis bendungan berdasarkan konstruksinya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *