Bendungan Yang Ada di Indonesia

Bendungan Yang Ada di Indonesia – Bendungan yang ada di Indonesia terdiri dari beragam jenisnya. Selain itu, bendungan yang merupakan bangunan konstruksi juga memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda – beda, tergantung juga pada jenis bendungan yang dibangun.

Bendungan Yang Ada di Indonesia

Pengertian Bendungan Menurut Para Ahli

– Jika diartikan berdasarkan kementerian pekerjaan umum, bendungan merupakan bangunan yang berupa batu, tanah, beton, bahkan pasangan batu yang dimana sudah disusun dan dibangun sedemikian rupa untuk menjadi media penahan air atau menampung air, serta dapat juga digunakan untuk menampung lumpur.

– Berdasarkan Kartasapoetra bendungan dapat diartikan sebagai bangunan air yang dibuat dengan cara melintangi sungai agar sekitar sungai permukaannya menjadi menaik dan dapat dialirkan menggunakan pintu sadap ke bagian saluran pembagi untuk lahan pertanian.

 – Bendungan juga dapat diartikan menurut Peraturan Menteri Nomor 72/PRT/1997 yang dimana memiliki arti bahwa setiap bangunan penahan air buatan yang dinaan terdiri dari jenis urugan atau jenis lainnya dapat digunakan untuk menampung air termasuk pondasi, tebing tumpuan dan juga bangunan pelengkap, serta limbah galian.

– Jika diartikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2010 yang memberikan arti tentang bendungan sebagai bangunan yang terdiri dari urugan tanah, beton, batu, yang disatukan sebagai media untuk menampung air atau untuk menampung limbah.

– Sani juga menyebutkan arti dari bendungan yaitu bangunan yang memiliki peran sebagai peninggi air dan tempat penyimpanan yang baik ketika musim hujan dan air sungai sedang mengalir dengan besar yang dimana melebihi kebutuhannya seperti irigasi, industri air minum, dan masih banyak lainnya.

Fungsi dan Manfaat Bendungan

Berikut ini adalah beberapa fungsi beserta manfaat bendungan menurut Sarono dkk (2007) :

– Irigasi

Bendungan dapat digunakan sebagai media irigasi yang dimana ketika musim hujan air tersebut sebagian besar akan tertampung dan jika musim kemarau air tampungan tersebut akan dimanfaatkan sebagai keperluan irigasi pada lahan pertanian.

– Penyediaan Air Baku

Tidak hanya sebagai irigasi di ladang persawahan, bendungan atau waduk umumnya juga digunakan sebagai bahan baku minuman untuk wilayah perkotaan yang minoritas sekali tingkat air bersihnya.

– Sebagai PLTA

Perannya dalam PLTA bendungan akan dikelola untuk mendapatkan kapasitas listik yang pada dasarnya terintegrasi dalam bendungan dengan memanfaatkan energi mekanis aliran air untuk memutarkan turbin yang diubah menjadi listrik atau generator.

– Pengendali Banjir

Penanganan banjir dapat diatasi dengan adanya berbagai bendungan yang akan menampung air ketika musim hujan, sedangkan di musim kemarau air tersebut digunakan  untuk keperluan perairan lainnya.

– Perikanan

Dengan mengaplikasikan jaring apung dan keramba, waduk atau bendungan ini dapat digunakan sebagai tempat budidaya ikan yang dimana biasanya menjadi ladang pencaharian.

– Pariwisata dan Olahraga Air

Waduk dengan pemandangan indah dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi, selain itu juga bisa dijadikan sebagai tempat olahraga air.

Jenis-Jenis Bendungan

Selain fungsi dan manfaat bendungan, klasifikasi bendungan  juga dibagi dalam beberapa tipe yang terdiri dari :

– Jenis Bendungan Berdasarkan Ukuran

Jika dikelompokkan berdasarkan ukurannya, bendungan terdiri dari dua tipe yaitu bendungan besar dan bendungan kecil. 

  • Bendungan besar atau disebut dengan nama lain Large Dams yang merupakan bendungan dengan ketinggian yang melebihi 10 meter yang diukur dari bagian bawah pondasi hingga bagian puncak bendungan.
  • Bendungan kecil atau Small Dams yang diartikan sebagai bendungan yang tidak memiliki syarat seperti bendungan besar.

– Jenis Bendungan Berdasarkan Tujuan Pembangunan

Pada jenis ini bendungan terdiri dari dua tipe yaitu :

  • Single Purpose Dams yang biasanya disebut sebagai bendungan dengan tujuan tunggal yang dimana tujuan pembangunan ini yaitu untuk memenuhi satu tujuan saja yaitu seperti PLTA.
  • Bendungan serba guna (Multi Purpose Dams atau kebanyakan orang menyebutkan bendungan ini sebagai bendungan serbaguna karena bendungan ini dibangun untuk memenuhi beberapa tujuan yang di antaranya yaitu irigasi, PLTA, perikanan, serta pariwisata.

– Jenis Bendungan Berdasarkan Penggunaannya

Dalam penggunaannya bendungan dibagi dalam tiga tipe yaitu :

  • Storage Dams atau bedungan yang membentuk waduk, biasanya bendungan jenis ini dibangun untuk melakukan penyimpanan air ketika kelebihan dan air tersebut dapat digunakan ketika dibutuhkan.
  • Bendungan penangkap atau pembelok air (Diversion Dams yang biasanya disebut dengan bendungan penangkap atau bendungan pembelok air dimana bendungan ini dibangun dengan permukaan air  yang lebih tinggi sehingga dapat mengalir lalu masuk kedalam bagian saluran air ataupun terowongan air.
  • Bendungan untuk memperlambat air (Distension Dams merupakan jenis bendungan yang dibangun untuk memperlambat laju air sehingga dapat mengantisipasi terjadinya banjir.

– Jenis Bendungan Berdasarkan Jalan Air

Ada dua jenis bendungan jika dilihat menurut jalan airnya, yaitu terdiri dari :

  • Overflow Dams atau disebut sebagai bendungan untuk dilewati air yang artinya bendungan ini dibangun agar dapat dilewati air seperti halnya pada bangunan pelimpas atau Spillway.
  • Non Overflow Dams yang dapat diartikan sebagai bendungan untuk menahan air karena bendungan ini dibangun tidak  untuk dilalui air sama sekali. Dalam pembangunannya akan dibatasi sebuah pembatas yang terbuat dari pasangan batu bata ataupun beton.

– Jenis Bendungan Berdasarkan Konstruksinya

Dilihat dari konstruksinya, bendungan ini dibagi dalam 4 jenis yaitu :

  • Bendungan serba sama yang dapat disebut juga dengan bendungan homogeneous dams yang merupakan sebuah bendungan yang lebih dari setengah volumenya terdiri dari bahan bangunan yang seragam.
  • Bendungan urugan berlapis-lapis atau zoned dams, ini adalah bendungan yang memiliki beberapa lapisan seperti lapisan kedap air, lapisan pengering, dan lapisan batu teratur.
  • Bendungan urugan batu dengan lapisan kedap air di muka yang biasanya disebut dengan kata lain impermeable face rockfill dams, ini merupakan jenis bendungan yang biasanya diletakkan pada bagian sebelah hulu bendungan dan dalam pembangunannya menggunakan lapisan aspal atau jenis beton bertulang.
  • Bendungan beton atau concrete dams adalah suatu bendungan yang terbuat dari konstruksi beton seperti tulangan. 

– Jenis Bendungan Berdasarkan Fungsi

Pada tipe yang satu ini, bendungan berdasarkan fungsinya dibagi atas beberapa jenis seperti bendungan pengelak pendahuluan, bendungan pengelak, bendungan utama, bendungan sisi, bendungan limbah industri, dan bendungan pertambangan.

Bendungan Yang Ada di Indonesia

Di Indonesia terdiri banyak sekali jenis bendungan yang dapat diketahui yaitu seperti :

  • Bendungan sigura-gura yang berada di Sumatera Utara
  • Bendungan Batu Tegi yang berada di Lampung
  • Bendungan Jatiluhur letaknya ada di Jawa Barat
  • Bendungan Gajah mungkur terdapat di Wonogiri, Jawa Tengah
  • Bendungan Wonorejo terletak di Jawa Timur
  • Bendungan Riam Kanan di Kalimantan Selatan
  • Bendungan Batujai yang ada di Nusa Tenggara Barat
  • Bendungan Tilong berada di kawasan Nusa Tenggara Timur
  • Bendungan Bili-Bili lokasinya ada di Sulawesi Selatan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *