Ciri Ciri Semen Berkualitas

Ciri Ciri Semen Berkualitas – Semen merupakan salah satu bahan pabrikan yang menjadi komponen utama dalam pengerjaan struktur beton, pemasangan dinding, plesteran, keramik dan lain-lain. Semen menjadi salah satu bagian utama dalam proses pembangunan, selain pasir, bata merah, koral dan lain sebagainya. Bahan material yang satu ini keberadaannya sangat berarti dalam pengerjaan struktur bangunan. Pada dasarnya semen yang baik memiliki 4 komponen utama yaitu batu kapur, tanah liat, pasir kwarsa atau silica dan pasir besi. Apabila keempat unsur ini dikombinasikan dengan formula sempurna mampu menghasilkan semen berkualitas

semen berkualitas

Ciri Ciri Semen Berkualitas

Dan, apakah semua semen yang dijual di pasaran memiliki kualitas yang sama? Lalu, bagaimana cara membedakan antara semen yang bagus dangan yang kurang bagus ? Bagaimana cara orang awam dalam dunia material bangunan mengetahui produk tersebut berkualitas atau tidak? Pertanyaan-pertanyaan itu memang sering mengganjal kita.Sebenarnya secara kualitas, tidak ada perbedaan yang sangat jauh dari satu merk ke merk yang lain. Dan apabila ada selisihnya maka tak terlalu jauh. Akan tetapi sebagai konsumen, tetap harus memperhatikan beberapa faktor ini dalam memilih semen.

  1. Pilihlah semen yang sudah berlabel SNI atau Standar Nasional Indonesia. Mengapa? karena saat ini banyak sekali beredar semen repack (dikemas ulang). kabarnya semen-semen ini dikemas ulang dari semen luar negeri.Dengan memperhatikan SNI, kita bisa memastikan bahwa produk yang kita beli sudah standar dengan industri di dalam negeri.
  2. Perhatikan kemasan semen tersebut. Carilah semen yang kemasannya tidak sobek atau rusak. Mengapa? Karena semen dengan kemasan yang sudah sobek, sudah dipastikan kemasukan udara sehingga ada sebagian kecil yang sudah mengeras seperti batu. Dan ini sangat kurang baik apabila digunakan.
  3. Pastikan bahwa semen yang akan dibeli tidak terlalu lama disimpan. Karena jangka waktu ideal untuk penyimpanan semen yakni satu bulan, lebih dari itu kualitasnya akan menurun. Dan untuk mengetahui kualitas semen yang akan dibeli, tekanlah kemasan semen tersebut. Apabila terasa lunak, berarti semen masih berkualitas bagus. dan apabila terasa keras, maka kualitasnya sudah berkurang. Dan perlu diingat jangan membeli semen yang bersentuhan langsung dengan lantai, karena biasanya kelembaban lantai akan berpengaruh kualitas semen yang akan beli tersebut.
  4. Mintalah sampel dari penjualnya untuk melihat warna semen tersebut. Semen yang bagus umunya berwarna abu-abu kehijauan. Perlu diingat kembali jangan membeli semen yang memiliki warna gelap, karena semakin gelap warna semen itu, maka akan semakin mudah retak saat digunakan. Selain warnanya, semen yang berkualitas juga dapat dirasakan saat dipegang. Apabila butiran semen mampu terurai dengan sempurna dan terasa lembut di tangan, maka bisa dipastikan bahwa semen tersebut dapat dikategorikan sempurna.
  5. Dan langkah terakhir yakni belilah semen yang dengan merk yang jadi referensi tukang atau konsultan pembangunan. maka dapat dipastikan tidak akan salah dalam memilih semen yang berkualitas.

Tips Memilih Semen Berkualitas

Sekarang ini di pasaran ada banyak sekali merk semen yang dapat dipertimbangkan sebagai pilhan utama. Dan bagi orang yang sudah akrab dengan dunia konstruksi maka tidak akan sulit untuk menentukan semen mana yang memiliki kualitas dan seperti apa ciri-ciri semen berkualitas. Akan tetapi, ini jelas berbeda kasus apabila ada pembeli yang masih awam harus menentukan semen mana yang berkualitas tinggi. Untuk itulah, berikut beberapa tips memilih semen berkualitas yang dapat diterapkan antara lain:

1. Memiliki Logo SNI

Tips memilih semen berkualitas yang pertama yaitu dengan memperhatikan logo SNI (Standar Nasional Indonesia) pada kemasan. SNI merupakan logo yang menunjukkan bahwa suatu produk layak serta telah diuji kualitas, keamanan serta spesifikasinya sebelum dipasarkan. Pastikan untuk memilih semen yang memiliki logo ini.

2. Perhatikan Warna dan Tekstur Semen

Tips memilih semen berkualitas yang kedua yaitu dengan memperhatikan warna serta tekstur semen. Semen yang bagus dan berkualitas harus memiliki tekstur yang langsung terurai serta tidak menggumpal saat dipegang. Selain itu secara kasat mata semen juga memiliki permukaan lembut seperti butiran debu. Kemudian untuk warnanya sendiri, semen berkualitas harus memiliki warna abu-abu kehijauan. Hindari untuk memilih semen dengan warna terlalu gelap sebab mengandung MgO nya terlalu tinggi sehingga menyebabkan semen mudah retak saat digunakan.

3. Pilih Semen Dengan Usia Baru

Yang dimaksud dengan usia baru yaitu kondisi semen yang masih baru. Setidaknya semen yang masih dapat dikategorikan sebagai semen berkualitas, paling lama disimpan selama satu bulan. Pembeli mungkin tidak dapat menanyakan langsung kepada pemilik toko, karena itu pembeli dapat mengecek usia semen dengan menekannya dari luar kemasan. Apabila terasa keras maka semen ini sudah terlalu lama disimpan sehingga kualitasnya kurang. Sedangkan jika ditekan masih terasa lunak serta lembut berarti semen ini masih tergolong baru serta memadai untuk digunakan.

4. Perhatikan Kemasan Semen

Tips selanjutnya dalam memilih semen berkualitas yaitu dengan memperhatikan kemasan semen. Seperti yang diketahui bahwa mayoritas semen akan dikemas dalam kemasan (karung) berukuran 40 sampai 50 kg kan? Nah, saat memilih semen merek apapun pastikan perhatikan juga kemasannya. Pilih semen dengan kemasan yang bagus dan tidak rusak ataupun sobek. Kemasan yang rusak dapat saja membuat kualitas, tekstur dan warna semen berubah. Perubahan ini jelas akan mempengaruhi terhadap hasil akhir pengaplikasian semen terhadap struktur konstruksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *