Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut

Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut – Serat optik dapat diartikan sebagai saluran transmisi dengan sejenis kabel yang terbuat dari kaca ataupun plastik yang memiliki tekstur halus dengan ukuran yang lebih kecil dari satu helai rambut. Serat optik tersebut dapat diaplikasikan untuk mentransmisikan suatu sinyal yang berupa cahaya dari satu tempat ke tempat lainnya. Biasanya untuk sumber daya yang digunakan berupa laser atau LED.

Kabel serat optik ini dibekali dengan diameter kurang dari 120 mikrometer. Selain itu, untuk cahaya yang berada di dalam serat optik tersebut tidak dapat keluar karena indeks bias yang berasal dari kaca lebih besar jika dibandingkan dengan indeks bias yang berasal dari dalam udara yang dimana lasernya sudah dibekali dengan spektrum yang sangat sempit.

Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut

Dari segi kecepatan, transmisi optik ini memiliki serat yang sangat tinggi sehingga baik jika diaplikasikan sebagai saluran komunikasi. Biasanya serat kaca yang terdapat dalam kabel ini dibungkus dengan menggunakan beberapa bahan lain yang membuat serat tersebut menjadi lebih kuat dan tahan lama. Akan tetapi kabel tersebut dapat putus karena disebabkan oleh jangkar kapal ataupun bencana gempa yang disebabkan oleh pergeseran vertikal pada kerak bumi.

Untuk memasang kabel yang tergolong sangat panjang tersebut biasanya tergantung pada peralatan yang ada dikabel laur atau cable laying ship, struktur dasar laut tempat kabel akan diletakkan, ataupun kondisi laut. Dalam satu hari, kapal kabel dapat bekerja meletakkan kabel di berbagai lokasi dengan jarak tempuh mencapai 100 hingga 150 km. Untuk kapal kabel jenis baru biasanya dapat bekerja mencapai jarak sejauh 200 km per harinya.

Karena sudah dibekali dengan desain yang handal untuk pengaplikasian di bawah laut, sehingga kabel tersebut dapat mengatasi tekanan di dasar laut dengan baik. Biasanya jenis kabel tersebut dapat membawa kapasitas data terabytes setiap detiknya dengan rata-rata usia berkisar puluhan tahun yang mencapai biaya sekitar 100 juta sampai dengan 500 juta US$.

Untuk penempatan kabel tersebut disesuaikan dengan tempat dimana kabel tersebut akan diletakkan. Karena kabel tersebut dirancang dengan 2 ketebalan yang berbeda, dimana kabel yang tipis digunakan untuk laut yang dangkal, sedangkan untuk kabel yang tebal digunakan untuk laut yang memiliki kedalaman sekitar 6000 meter. Kabel ini dapat menahan tekanan mulai dari 12.000 psi sampai dengan 22.000 psi. Adanya hal tersebut dapat mengantisipasi terjadinya tekanan ekstrim di dasar laut.

Syarat Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut

Dalam pemasangan kabel bawah laut langkah awalnya dimulai dari lokasi titik pusat pemasangan atau cable landing station. Pada peletakkan cable landing station tersebut harus ditentukan berdasarkan beberapa syarat. Adapun syarat-syaratnya sebagai berikut :

  1. Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan kabel yang disebabkan karena terkena jangkar atau pukat, maka harus dibekali dengan adanya lalu lintas laut yang minim,
  2. untuk meminimalisir terjadinya kerusakan, maka kabel dapat ditanam dengan baik pada pantai yang landai dan berpasir.
  3. Gunakan arus laut yang kuat agar tidak melakukan pembongkaran kabel yang terkubur sehingga kabel tidak melakukan perpindahan tempat.

Beberapa contoh lokasi cable landing stations terletak di daerah seperti Widemouth bay yang terdapat di Inggris, Blaabjerg yang ada di Denmark, Changi yang berada di Singapura, dan Chennai yang ada di India. Biasanya kabel dari lautan ke cable landing stations akan diumumkan atau tidak tergantung pada letak geografi kabel tersebut diletakkan. Namun biasanya hanya akan dikubur dan diberi tanda peringatan bahwa kabel bawah laut tersebut terkubur di bawahnya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa ternyata banyak sekali perusahaan kabel yang berusaha menyembunyikan lokasi kabel tersebut, sehingga hanya mereka saja yang tahu rute dan lokasi dimana kabel tersebut diletakkan, termasuk otoritas pelabuhan dan perusahaan perkapalan.

Kebanyakan kabel bawah laut didominasikan pada user dari Eropa seperti Inggris, Italia, Perancis, Jerman, dan ada sedikit dari Jepang. Jika dibandingkan dengan negara tadi, Amerika Serikat memiliki perbandingan yang sangat sedikit . Hal ini dikarenakan Amerika tidak perlu melakukan ekspansi kabel ke negara lain seperti halnya keperluan negara lain ke Amerika.

Untuk kapal-kapal khusus biasanya banyak dimiliki oleh berbagai perusahaan kabel yang ada di bawah laut dan kapal tersebut akan disiagakan di titik terdekat dengan letak kabel bawah laut. Dengan demikian, jika kabel bawah laut tersebut putus atau terjadi kerusakan kabel maka kapal kapal tersebut dapat melakukan perbaikan secara langsung.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *