Persiapan Pembangunan Jalan Tol

Pembangunan Jalan TolDalam hal kelancaran proyek, sarana dan prasarana merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung proyek tersebut agar berjalan dengan baik sesuai yang sudah direncanakan. Untuk itu maka perlu diadakan sebuah persiapan dalam pembangunan proyek tol seperti :

Pembangunan Jalan Tol

Persiapan Pembangunan Jalan Tol

1. Tempat untuk Jalan Sementara, Bangunan dan Keperluan Lainnya

Ketika pekerjaan jalan tersebut mulai dilaksanakan, maka sangat diperlukan area yang digunakan sebagai jalan akses mobilisasi peralatan berat dari jalan raya menuju ke lokasi trase pembangunan jalan, salah satunya yaitu area untuk pool peralatan.

2. Kantor dan Fasilitas Lapangan

Adapun yang termasuk kantor yaitu berupa bangunan yang memiliki fasilitas AC seperti ruang rapat yang disertai dengan perlengkapan meja dan kursinya, ruang kantor yang disertai juga dengan meja dan kursi, adanya sebuah kamar mandi ataupun toilet, dibekali juga dengan ruang tamu yang sudah dilengkapi dengan meja dan kursi.

Sedangkan  untuk fasilitas bangunan itu terdiri dari perlengkapan komputer yang sudah dibekali dengan printer A3 & A4, adanya mesin Fotocopy, terdapat sebuah lemari arsip, memiliki papan tulis, dibekali juga dengan alat komunikasi seperti telepon, faximile, camera digital dan handycamp, dilengkapi dengan adanya listrik dan air bersih, disertai juga dengan fasilitas untuk makan dan minum.

  • Fasilitas pemeliharaan
  • Fasilitas kendaraan
  • Sistem penerangan proyek

Biasanya untuk segala kegiatan dan aktivitas baik di kantor maupun pabrik besi tulang, untuk sistem penerangannya menggunakan tenaga listrik yang bersumber dari PLN yang sudah berkoordinasi dengan pihak pemberi kerja. Namun jika tidak memungkinkan biasanya akan disediakan Genset dengan kapasitas sesuai kebutuhan sebagai media untuk penerangan malam hari.

  • Air bersih

Untuk memenuhi kegiatan atau aktivitas para pekerja, biasanya dalam penggunaan air bersih berasal dari instalasi PDAM yang telah dikoordinasikan dengan pihak pemberi kerja. Namun jika tidak memungkinkan, maka air bersih akan di supply dari mobil tangki  yang ditampung dalam tangki air yang dipasang semi permanen pada sekitar lokasi pekerjaan.

  • Pagar Proyek

Dalam hal ini, konstruksi pagar proyek biasanya dibuat untuk beberapa area tertentu, seperti pagar yang terbuat dari seng gelombang dengan finish cat, pondasi pasangan batu kali, rangka kayu ukuran 4/6, disertai dengan pintu masuk untuk kendaraan mobil dan alat berat orang atau sepeda motor  dari bahan yang sama dengan lebar minimal 4 m.

  • Papan Nama Proyek

Biasanya pada bagian papan nama proyek ini dicantumkan mengenai identitas proyek, pemberi tugas, konsultan perencana, konsultan pengawas, dan kontraktor. Untuk ukuran dan penempatannya dapat disesuaikan dengan petunjuk konsultan atau direksi pekerjaan.

3. Pemeliharaan dan Perlindungan Lalu Lintas

 Salah satu bagian dari keselamatan dan keamanan yaitu dengan melindungi dan menjaga keselamatan para pekerja atau pihak lain yang terkait dengan pelaksanaan kontrak, termasuk mengamankan pekerjaan, bahan, peralatan dari pencurian, kerusuhan dan hal lain yang tidak diinginkan.

Maka dari itu dengan adanya penyediaan jasa akan merealisasikan hal tersebut dengan material yang dapat menjadi alat pengamanan proyek seperti traffic sign, traffic cone, pagar temporary yang dapat dengan mudah dipindahkan, lampu-lampu dalam selang yang berwarna kuning sebagai tanda untuk warning,  MCB ( movable concrete barrier), lampu rotary, bendera merah, Flashlight, dan alat bantu lainnya. Tidak hanya itu saja, namun untuk personil yang stand by untuk keamanan jalan juga terdiri dari flagman dan pekerja. Lalu kemudian sebagai pendukungnya yaitu dengan adanya kendaraan roda empat untuk patroli.

4. Lokasi dan Perlindungan Lalu Lintas

Dalam hal ini, biasanya ketika menentukan trase jalan akses ataupun lokasi yang penting dari quarry tanah ke lokasi trase rencana jalan tol akan membutuhkan waktu untuk menentukan baik tidaknya lintasan pada akses tersebut. Oleh karena itu, maka diperlukan survey yang mendalam untuk mengantisipasi adanya complain dari warga setelah akses jalan dipakai untuk pelaksanaan proyek.

5. Mobilisasi

Dalam pelaksanaan mobilisasi harus sesuai dengan yang sudah diisyaratkan selama 14 hari sejak diterbitkannya SPMK dan setelah rancangan bangunan beserta fasilitas tersebut disetujui usulannya. Adapun yang meliputi mobilisasi yaitu tenaga dan peralatan yang digunakan, disertai juga dengan pembangunan fasilitas kantor direksi lapangan dan fasilitas untuk kontraktor. Dalam pekerjaan ini juga sudah mencakupi pengangkutan peralatan konstruksi berdasarkan daftar alat-alat konstruksi yang akan digunakan di lapangan yang terdiri dari :

  • Pekerjaan Mobilisasi Peralatan Minimal

Dalam hal ini terdapat berbagai peralatan yang dapat digunakan seperti excavator, concrete vibrator, bulldozer, bar cutter, vibro roller, grader, dan masih banyak lainnya.

  • Mobilisasi Personil, biasanya terdiri dari project manager, site manager, site engineer manager, administrasi manajer, supervisor, dan masih banyak lainya.
  • Pembuatan bangunan sementara yang meliputi Bangunan Direksi dan Konsultan, Fasilitas bangunan direksi dan konsultan., Kantor dan ruang rapat, Kursi dan Meja kerja, Lemari Arsip, Listrik + Air bersih, dan lain sebagainya.

6. Laboratorium

Selama menjalankan proyek jalan tol nantinya akan melalui serangkaian tes laboratorium yang digunakan untuk menentukan bahwa pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan atau belum. Adapun spesifikasi teknis tersebut yaitu Test Laboratorium untuk Pekerjaan Tanah, Test Laboratorium untuk Pekerjaan Aspal, Test Laboratorium untuk Pekerjaan Beton. Biasanya dalam kegiatan ini akan disediakan peralatan laboratorium untuk mengantisipasi tertundanya pekerjaan tersebut. Peralatan tersebut biasanya berupa :

Test Laboratorium Pekerjaan Tanah

1. Atterberg Limits = 1 unit, yang terdiri dari 

  • Standard Liquid Limit Device = 1 bh
  • ASTM Grooving Tools = 1 bh
  • Evaporating Dish = 3 bh
  • Flexible Spatula = 2 bh
  • 100 cm Graduated Cylider = 2 bh
  • Casagrande Grooving Tool = 1 bh
  • Plastic Limit Glass Plate = 1 bh

2. Grain Size Analysis = 1 unit, yang terdiri dari :

  • Hidrometer jars = 3 bh
  • Constant Temperature Bath = 1 bh
  • Mechanical Stirrer, Electric Powered 220V, 50 cycle = 1 bh
  • Dispersion cups with baffles = 2 bh
  • Hydrometer, scale 0-60 gr =  1 bh
  • Set Brass sive, 8 inchi diameter 75mm; 50,38,25,19,12,5,9,5 No. 4,10,30,60, 100 termasuk cover dan pan = 2 bh
  • No. 200 brass sieves = 4 bh
  • Wet washing sieve = 1 bh
  • 50 ml graduate cylinder = 1 bh
  • Sieve brushes for fine sieves = 2 bh
  • Sieve brushes for coarse sieves = 2 bh   

3. Field Density Test, Sand Cone Methode = 2 unit, yang terdiri dari :

  • Sand Cone = 2 bh
  • Replacement Jug = 2 bh
  • Pield Density Plate = 2 bh
  • Spoon = 2 bh
  • Steel Chisel, 1 inch = 2 bh
  • Rubber Mallet = 2 bh
  • Sand Scoop = 2 bh
  • 1 Gallon field cans 6 bh

4. Moisture Content = 1 unit, yang terdiri dari :

  • Speedy moisture tester, 26 grams capacity = 1 bh
  • Cans “Speedy” regeant = 6 bh

Test Laboratorium untuk Pekerjaan Aspal

1. Accessories and Tools = 1 unit

  • Heavy duty balance complete = 1 bh
  • Triple beam complete = 1 bh
  • Generator 10 KVA = 1 bh
  • Double wall oven 1600 W, 240 Volt = 2 bh
  • Plastic Tunnel = 3 bh
  • Sodium hexametaphosplate = 1 lbr
  • Pairs asbestos = 2 bh
  • Laboratory tongs = 2 bh

2. Penetrometer  = 1 unit

  1. Penetration Apparatus = 1 bh
  2. Penetration Needle = 2 bh
  3. Sample Container dia. 55mm = 6 bh
  4. Water Batch min. 10 ltr, 25 + 0.1°C = 1 bh
  5. Transfer Dish min. 350 ml = 1 bh
  6. Timing Device accurate =  1 bh
  7. Thermometer = 1 bh

3. Softening Point = 1 unit

  • Ring = 2 bh
  • Pouring Plate = 1 bh
  • Ball = 2 bh
  • Ball center guide = 2 bh
  • Bath = 1 bh
  • Ring Holder and Assembly = 1 bh

4. Refusal Density Compactor =  1 Set

5. Bitumen Content Tester =  1 Set

  • NCA Automatic Oven Type = 1 set

Test Laboratorium untuk Pekerjaan Beton

1. Concrete Testing = 1 unit, yang terdiri dari 

  • Slump Cone = 1 bh
  • Cube Mould = 10 bh
  • Speedy Moisture Tester = 1 bh
  • Cube Crushing Machine = 1 bh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *